Jumat, 05 September 2008

Penjualan dengan menggunakan Teknologi

Pernahkah terfikirkan, berapa besar nilai Transaksi yg terjadi setiap hari dengan menggunakan teknologi tanpa harus bertemu muka atau face to face, berapa banayak ATM (Anjungan Tunai mandiri) sebuah bank tersebar disebuah kota yg dapat dipergunakan dalam bertransaksi tanpa mengenal batas waktu.
Dahulu banyak kita jumpai mesin Ketik disetiap Kantor dengan berbagai macam merk dan jenis dan menimbulkan suara yg khas bagi aktivitas suah kantor, bahkan dalam setiap surat lamaran pekerjaan hampir dipastikan pelamar melampirkan sertifikat mengetik sebagai kompetensi yg disyaratkan jika ingin bekerja.Namun saat ini sudah banyak berubah.
Teknologi telah merubah seluruh aktifitas sebuah kehidupan kearah tatanan yg lebih modern,mesin ketik sudah banyak masuk gudang, betapa banyak waktu dan tenaga kerja yg dapat dieffesiensikan digantikan dengan proses bisnis yg lebih simple dengan menggunakan teknologi Online.
Saat ini orang lebih suka duduk didepan PC yg terkonek keinternet dan mampu menyapa klien keseluruh belahan dunia tanpa ada batasan.
Informasi sebuah produkpun dapat didapat dalam waktu sekejab, surat pun dapat dilayangkan hanya dengan menggunakan email,SMS bahkan kemampuan bandwidth saat ini memungkinkan kita dapat melakukan Video Confrence dengan kerabat atau klien bahkan siapa saja yg berada dibelahan bumi manapun hanya dengan menggunakan YM (Yahoo Messenger) ataupun software lain yg dapat diperoleh secara gratis.
Saat ini hampir seluruh operasional kantor menggunakan Online, penawaran produk bahkan transaksipun sudah dapat dilakukan secara online.
Penjualan yg dilakuan secara online sudah marak dilakukan oleh beberapa produsen bahkan toko berdampingan dengan pelayan konvensional.
Callsenter pun disediakan untuk membantu calon konsumen dalam melakukan transaksi ataupun pertanyaan terhadap sebuah produk yg ditawarkan.
Kemudahan yg ditawarkan teknologi memang telah menjadi kebutuhan dasar manusia modern, dan ketergantungan terhadap koneksitas perangkat komputerpun menjadi jantung aktivitas kantor, Banyak transaksi yg gagal akibat putusnya jaringan internet.
Alhasil saat ini online sudah menjadi kebutuhan pokok bagi beberapa orang.

salam jualan

Selasa, 02 September 2008

Tak Pernah Ada Tajilan

Tajilan saat bulan ramadhan acapkali menjadi makanan pembuka yg harus disajikan, banyak tenda-tenda dadakan yg hampir selalu dapat ditemukan disepanjang jalan disaat bulan ramadhan dengan menjajakan berbagai macam jenis jajanan untuk buka puasa.

Sudah empat Tahun ini, keluargaku gak pernah lagi menyiapkan makanan ringan/tajilan disaat buka puasa, perubahan kebiasaan yg berawal dari ketika anak ke 2 kami yang masih SD yg saat itu berumur 11 tahun dan melaksanakan puasa ramadhan kesulitan untuk makan malam dan berlanjut sampai makan saur nampak tidak berselera.
Beberapa upaya dengan memberikan menu pilihannya dengan harapan sianak makan banyak saat saurpun sia-sia.
Selidik punya selidik ternyata, disaat buka puasa sudah berlebihan mengkonsumsi jajanan kecil, mulai dari Cendol, pempek, dll.
wal hasil ketika puasa memasuki hari7 kami sepakat untuk tidak menyiapkan tajilan saat berbuka puasa, Istri hanya menyiapkan beberapa buah untuk berbuka puasa, selebihnya teh manis hangat dan makanan besar alias nasi dan lauknya.
Awalnya memang kurang seru, puasa seakan hambar tanpa menu empek-empek kesuakaan, namun lama-lama terasa nikmat juga, hal ini lebih terasa ketika makan sahur.
Karena sorenya tidak mengkonsumsi macam makanan maka saat sahurpun terasa nikmat dengan langsung melahap nasi dan lauk secukupnya.
Kebiasaan baru itupun tak terasa sudah berjalan 4 tahun ini, dibulan ramadhan ketika sore banyak yg sibuk ngabuburit sambil cari tajilan untuk berbuka puasa, lain halnya dengan anak anak kami yg cuek saja bahkan sengaja menghindar untuk membeli jajanan untuk buka puasa.
Hikmahnnya buat keluarga kami, bulan ramadhan tiba hanya selain mengubah pola makan dan pola masak kami juga bisa memerangi hawa nafsu saat siang berpuasa dan mampu mengendalikan makan yg gak berlebih saat berbuka puasa.

salam
cerita awal Romi berpuasa

Jumat, 29 Agustus 2008

Marketing To Woman

Saat Menjadi Master of Ceremony seminar Marketing to Woman yg diselenggarakan Asosiasi Management Indonesia (AMA) Lampung tepat dihari ulang tahun saya 5 Maret tempohari dan sebagai Key Speaker Nya adalah Dr Renald Kasali, Akademisi yang saat ini sudah menjadi celebrity karena membintangi beberapa Iklan Produk seperti Tolak Angin"Orang pintar Minum Tolak Angin".
Tema yg disuguhkan memang sangat menarik sehingga pesertapun lumayan padat, rata-rata enterpreneur muda,sales dan marketer perusahaan di Lampung yang kepingin mendengar teori serta trik dalam mengejar target pasar yg bakalan disampaikan oleh Master Marketing Indonesia dalam meningkatkan pejualan.

Bicara Marketing tak lepas dari kekuatan Emosi konsumen terhadap suatu prodak yg ditawarkan, hampir diseluruh Mall atawv tempat-tempat pembelajaan hampir rata-rata pengunjung terbesarnya adalah Wanita, dan wanita merupakan pembeli yg produktive. Wanita akan terpengaruh dalam membeli suatu Produk hanya karena tertera label Diskon yg besar ataw berhadiah, walaupun barang yang ditawarkan kurang berguna bagi dirinya, sementara lelaki akan membeli suatu barang berapapun harganya jikalau sedang membutuhkan.
Perbedaan emosional dalam membeli suatu prodak lelaki dan wanita memang sangat kentara.
Marketing to Women memberikan arah penjualan untuk lebih fokus kesegmen yang dianggap paling besar dalam memutuskan transaksi dan wanita merupakan mahluk yg paling dianggap Konsumtif sehingga strategi marketing pun dikupas dengan membedah psikologis wanita.
Lihat saja bererapa Advertising atau iklan yg ada disekitar kita sekarang banyak menampilkan suasana feminim seperti keadaan yg bersih,rapih,harum serta berbunga untuk mengambarkan kesan yg sangat ideal demi memenuhi kebutuhan wanita.

sebagai catatan kaki yg dapat dipetik:

Wanita merupakan Influence atau orang yg paling mempengarui bahkan bisa jadi penentu dalam membeli suatu prodak, makanya kalo mau jualan dekatilah ibunya atau anak perempuannya.
Karena sebagian besar gaji suami akan dihabiskan oleh sang istri,....


ujung agustus 2008
cuma nostalgia...
yg lagi menikmati target

Kekuatan Merk Dagang

Pernah dengarkan Aqua, ya itu memang minuman. Sosro juga cuma minuman Teh,Kick Andy hanya talk Show biasa pada program stasiun televisi.
Gak ada yang aneh dengan Merek Dangang tersebut, namun kenapa ketika menyebut aqua kita berfikir fresh water paling higiene, sosro minuman pendamping makanan apa saja, lalu bicara tentang Kick Andy orang akan mengatakan Metro Tv.
Brand Product memang harus dibentuk dengan segala upaya sehingga akan menempel di imaje setiap orang sehingga loyalitas pelanggan meningkat, lalu apa yg mesti diperbuat dengan Merek Dagang karena jarang sekali orang yg memikirkan PT Golden Missipi yg merupakan pabrik minuman aqua, de el el.
Langkah menanamkan Citra yang Baik bagi konsumen terhadap suatu Prodak memang harus dibayar mahal semisal Speedy, keinginan bagaimana telkom membentuk imej agar setiap orang yg membicarakan akses internetmurah super cepat selalu mengarah ke speedy.
Ini membutuhkan kerja keras seluruh bagian yang menangani produk tersebut karena produk sejenis juga ditawarkan oleh kompetitor lain, sehingga mulai dari Expose Produk dimedia elektronik mupun Media cetak dalam menampilkan keunggulan dibanding dengan prodak sejenis, Call center yang mudah dihubungi secara realtime ketika ada kendala serta penanganan komplain pelanggan direspon dgn cepat dan sikap sympatik saat menangani gangguan akan menciptakan Ruh tersendiri bagi Speedy yang nantinya akan tertanam pada mainbrain pelanggan.
Beberapa hal yang perlu dicermati dalam mengupayakan citra baik adalah membangun komunitas yg me-label produk menjadi trend kebutuhan masakini , sehingga "Kalau Gak peke Speedy" jadi ketingalan jaman.

yah, simple-simple dah.


ujung Agustus08.
Penulis gak pernah sekolah marketing
Cuma dulunya sering jadi moderator saat mengadakan event talkshow

Berbagi Nikmat



Marhaban ya ramadhan, ungkapan yg muncul ketika nikmat nyawa masih bertemu bulan yang penuh mafiroh, bulan yang memberikan kompensasi luar biasa bagi segala aktivitas positif.
Sebagai analogi saat ini dengan nikmat yg sudah diberikan, rasanya syukur seperti apalagi yang mampu manandingi nikmat tak terbatas.
Telkom Comunity Development Centre (CDC)Telkom lampung dipimpim KA Rahman dan team menggagas kegiatan berbagi sembako disaat memasuki bulan ramadhan sebagai ujud kepedulian terhadap masyarakat yg saat ini nampak belum beruntung.
Sebanyak 500 Paket sembako yang dikemas akan dibagikan kepada saudara-saudara yg tinggal dipondok pesantren, panti asuhan, diutamakan daerah Vandalisme yg selama ini kurang peduli dengan keamanan alat produksi milik telkom, cleaning service dan tempat Ibadah.
Kegiatan yang direncanakan 29-8-2008 usai sholat jumat di masjid Negeri Sakti langkapura lampung langsung dipimpin General Manager Telkom Lampung Teguh Irwandi,Manager CDC KA Rahman,BAZIS Telkom Lampung WIBOWO S beserta team dan yg akan menghadiri diacara tersbut diharapkan muspida setempat Camat dan Lurah Negeri Sakti serta tokoh Masyarakat.

Sebuah Diesel pembangkit listrik, Kipas angin dan Ambal sajadah dipersiapkan untuk diberikan di Masjid Negeri Sakti usai sholat Jumat bersama.
Kepedulian sosial wujud dari rasa syukur terhadap rezki yg sudah dilimpahkan akan memberikan rasa kebersamaan dan cinta sesama pada akhirnya menimbulkan umpan balik positif masyarakat sekitar terhadap karyawan dan perusahaan.

---- cinta, memang dalam magnanya..
secara extreme dia harus menerima baik dan buruk..

by.Mas keliq

Kamis, 28 Agustus 2008

Buku Sekolah Gratis bagi Perlanggan Speedy

Speedy dengan fitur "Gak perlu beli buku sekolah lagi" nampak akan lebih effektive dan menjadi senjata bagi marketing dan salesforce untuk memasarkan internet akses cepat dan murah produk telkom.
Gak perlu beli buku sekolah bagi orang tua yg anaknya masih sekolah SD samapi tingkat SMU memang Sudah selayaknya tidak perlu lagi jika kita berlangganan Speedy.
Dengan kehadiran Buku Sekolah Elektronik (BSE) http://bse.depdiknas.go.id/ yg disediakan diportal Jardiknas dan dapat diunduh kapan saja bahkan dapat digandakan berupa CD (softcopy) atau dicetak dengan printer dan dijual bebas asal tidak melebihi harga buku dipasaran.

Baru saja Upgrade Virtual Private Network (VPN) Jardiknas Kalianda Lampung dari 512 kbps menjadi 1 mbps 27 Agustus 2008 kemarin selesai dan Agus Effendy petugas setempat langsung mencoba jaringan yg baru saja di Upgrade dengan rasa puas, karena untuk mengunduh file jauh lebih cepat ujarnya lagi.

Jaringan Jardiknas yang digelar diseluh Indonesia ini memang menggunakan backbone Telkom dan dilampung saja ada ada 22 titik lokasi sudah terpasang sejak akhir Maret 2007 yg tersebar diseluh prov.lampung. Jaringan yang sudah beberapa kali dimanfaatkan Menteri Pendidikan Nasional BAMBANG SUDIBYO untuk melaksanakan video Confrence ke beberapa Lokasi diindonesia saat ini Juga baru dimanfaatkan untuk mendeliveri Buku Sekolah secara Online.
Suatu gagasan yg baik jika pemerintah memberikan fasilitas buku sekolah elektronik yang dapat diakses dan diunduh secara gratis dan dimanapun, langkah ini merupakan hal yg positif menngingat buku-buku yg dipergunakan di setiap sekolah sebagai kurikulum berbeda satu sama lain dan mengakibatkan Ujian Sekolah yang diselenggarakan materinya dibuat secara terpusat dan nasional akan mengakibatkan beda kemampuan bagi pelajar maka dengan hadirnya BSE kemampuan pelajar diindonesia akan merata karena mengakses materi dari sumber yg sama.
Lebih jauh munculnya BSE pelajar tidak harus membeli buku pelajaran lagi karena yang bersangkutan dapat mendapatkannya secara online dan gratis lewat situs yang sudah dibuat oleh Jardiknas http://bse.depdiknas.go.id/ , tinggal mendaftarkan diri sebagai anggota kita langsung dapat mengunduh buku yg saat ini sudah tersedia mulai dari tingkat SD,SMP,SMU dan SMK. Beberapa kendala pun masih banyak ditemui, misalnya sekolah dipelosok yang belum ada Listrik, komputer atau Internet, hal ini menjadi tantangan bagi Jardiknas Daerah untuk mensosialisasikan serta memberi training Internet secara meluas kepada para pendidik sehingga Infrastruktur yg sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara Optimal dan keluhan biaya buku untuk sekolah sangat mahalpun dapat diatasi.
Dalam beberapa kesempatan Telkom lampung ikut membantu memfasilitasi sosialisasi pengenalan internet lewat program sekolah 2000, mengundang para guru untuk diajarkan internet, mengadakan dan membentuk forum ICT (informasi comunicati and technologi) yang melibatkan Universitas,Pendidik, dan pengusaha yg bergerak dan peduli terhadap perkembangan teknologi di lampung bahkan baru-baru ini juga diselenggaran 1000 Bloger pelajar selampung tercatat dan tercatat secara nasional di record MURI.



terinspirasi ketika lagi kongkow di wr kopi.---

\ by mas keliq

salam tetep semangat